Konsumsi Rumah Tangga
BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II 2026. Simak kondisi ekonomi di era Prabowo-Gibran, mulai konsumsi, investasi hingga sektor usaha.


Siluet warga beraktivitas di perkampungan nelayan kawasan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu, 26 Juli 2020. Warga dan nelayan mengaku dampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akibat pandemi COVID-19 sangat berpengaruh terhadap perekonomian warga pesisir Jakarta Utara. Harga jual hasil laut nelayan merosot tajam, seperti harga jual ikan berkurang hingga setengah harga normal. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia


Belanja Libur Imlek-Ramadan Meningkat di Kalangan Anak Muda
Kadin menilai konsumsi saat Imlek dan Ramadan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 hingga 5,5 persen.


Tren Konsumsi RI Naik, Pahami Makna dan Risikonya
Konsumsi rumah tangga Indonesia tumbuh 5,11% di kuartal IV 2025. Apa artinya bagi gaya hidup, daya beli, dan keputusan finansial anak muda? Simak analisanya.


Kontribusi Konsumsi Rumah Tangga RI pada PDB Menurun
BPS catat kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap PDB turun jadi 53,63% meski pertumbuhannya naik 5,11%. Simak pemicunya.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
