Satu Bulan, Negara Defisit Rp36,1 Triliun
- JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per akhir Januari 2020 mencapai Rp 36,1 triliun....

Ananda Astri Dianka
Author


JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per akhir Januari 2020 mencapai Rp 36,1 triliun.
"Sementara defisit APBN pada Januari 2020 mencapai 0,21% atau Rp 36 triliun," paparnya dalam Konferense Pers APBN KiTa di Gedung Juanda 1, Kementerian Keuangan (19/02).
Menurutnya, realisasi defisit Januari ini masih lebih rendah dibandingkan periode pada Januari 2019 yang tercatat mencapai Rp45,1 triliun. Angka tersebut setara dengan 0,29% dari PDB.
"Dibandingkan tahun lalu lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang defisitnya Rp45,1 triliun."
Adapun penyebab defisit ini didorong oleh pelemahan laju penerimaan yang tergerus oleh laju pertumbuhan belanja negara. Selain itu, pelambatan ekonomi global juga berimbas pada perekonomian dalam negeri.
Pelemahan ekonomi di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) berdampak pada pelemahan di berbagai negara antara lain Amerika Serikat di mana 10% intermediate goods berasal dari RRT. Begitu pula kawasan Asia termasuk Indonesia, 40% intermediate goods berasal dari RRT.
"International Monetaru Fund (IMF) memperkirakan akan terjadi lagi pemangkasan pertumbuhan ekonomi global tahun 2020 dalam persentase 0,1% sampai 0,2%."
