Cadangan Devisa Indonesia

Meski terdengar sebagai indikator makroekonomi, penurunan cadangan devisa sebenarnya dapat berdampak pada kehidupan masyarakat. Ini penjelasannya.
Pertumbuhan Ekonomi .jpg
Karyawan beraktivitas di tenant salah satu pusat perbelanjaan kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 1 Maret 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia
Bank Indonesia

Cadangan Devisa RI Naik di Tengah Perang Dagang

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Maret 2025 mencapai US$157,1 miliar, mengalami kenaikan dibandingkan posisi bulan sebelumnya (Februari 2025) yang tercatat sebesar US$154,5 miliar.
Bank Indonesia

Cadangan Devisa Indonesia Turun jadi U$S136,2 Miliar

Penurunan posisi cadangan devisa tersebut antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebutuhan untuk stabilisasi nilai tukar rupiah seiring dengan peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global
<p>Karyawati menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar di salah satu tempat penukaran uang atau Money Changer di kawasan Melawai, Jakarta, Senin, 9 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia</p>

Biang Kerok Turunnya Cadangan Devisa RI: Volatilitas Pasar Global dan Kebijakan the Fed yang Bias

Tingginya volatilitas pasar global dan ketidakpastian arah suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) menjadi biang kerok menurunnya cadangan devisa Indonesia pada Mei 2023 menjadi US$139,3 miliar dari US$144,2 miliar pada bulan sebelumnya.
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...