Gaya Hidup

Begini 5 Cara Hindari QRIS Palsu Agar Tidak Tertipu

  • Inilah beberapa cara menghindari penipuan akibat menggunakan QRIS palsu.
Bedanya E-Wallet dan E-Money
Proses transaksi menggunakan e-wallet. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Quick Response Code Indonesia Standard atau QRIS adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) yang menggunakan QR Code. QRIS sendiri dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia dengan tujuan agar proses transaksi dengan QR Code jadi lebih mudah, cepat, dan aman. 

Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.

Meski begitu, baru saja masyarakat Indonesia digemparkan lewat aksi penipuan kotak amal yang mengganti stiker QRIS di kotak aman sebuah masjid dengan stiker QRIS yang diduga miliknya.

Hal itu bisa membuat masyarakat jadi ragu untuk menggunakan QRIS. Namun, ada cara pencegahan agar Anda bisa terhindar dari QRIS palsu. Berikut penjelasannya.

Cara Menghindari QRIS Palsu Agar Tidak Mudah Tertipu

Cara Menghindari QRIS Palsu Agar Tidak Mudah Tertipu

1. Pertama, pastikan link yang muncul setelah scan code QRIS adalah link resmi dari pembuat QR code atau QRIS.

2. QR yang asli tidak akan meminta Anda untuk memasukkan data pribadi. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu mengingat tidak memasukkan data-data sensitif jika diminta.

3. Pastikan nama penerima pembayaran adalah benar. Biasanya nama penerima menggunakan nama instansi resmi dan bukan nama pribadi.

4. Pastikan untuk memeriksa kondisi fisik dari QR Code. Periksa bahwa QR code tidak ditempel atau menumpuk pada QR yang sudah ada. QR asli memiliki logo atau identitas dari suatu instansi atau perusahaan yang jelas.

5. Selain itu, jika kualitas cetakan QR rendah, maka Anda harus waspada.

Itu tadi beberapa cara menghindari penipuan akibat menggunakan QRIS palsu.