Agensi Baru Min Heejin Buka Audisi Boy Group K-Pop
- Agensi baru Min Heejin, Ooak Records buka audisi global bagi talenta pria yang belum ditemukan, yang lahir antara tahun 2008 hingga 2013.

Distika Safara Setianda
Author


JAKARTA, TRENASIA.ID – Label independen Ooak Records yang didirikan oleh direktur kreatif ternama dan mantan CEO ADOR sekaligus orang di balik kesuksesan NewJeans, Min Heejin, resmi meluncurkan proyek boy group generasi baru dengan janji yang berani untuk mendobrak “kerangka tradisional” yang selama ini melekat pada industri idol K-pop.
Menurut pengumuman yang diunggah di situs resmi perusahaan, Ooak Records membuka audisi global bagi talenta pria yang belum ditemukan, yang lahir antara tahun 2008 hingga 2013.
Menariknya, tidak ada batasan kewarganegaraan maupun negara tempat tinggal, yang menandakan ambisi label tersebut untuk membentuk jajaran artis dengan keberagaman internasional sejak awal, alih-alih hanya berfokus pada pasar domestik.
Poster audisi yang dengan cepat menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial itu menampilkan pesan mencolok. “Soon, this boy will be known by the whole world.” Secara visual, tampilannya sarat dengan sentuhan estetika khas Min Heejin yang selama ini membentuk reputasinya di industri.
Alih-alih menonjolkan standar idol konvensional seperti kemampuan tampil tanpa cela atau visual yang seragam, proyek ini justru mengangkat “keindahan alami anak laki-laki” dan narasi musikal personal yang akan mereka ciptakan sendiri.
Dilansir dari Maeil Business Newspaper, poster audisi yang dirilis melalui platform layanan jejaring sosial (SNS) membangkitkan nuansa karya seni estetik. Poster tersebut membawa pesan bahwa label tersebut mencari anak laki-laki dengan hasrat murni terhadap musik, kepribadian yang beragam, dan potensi yang tak terukur.
Elemen yang paling menarik perhatian adalah gambar pemuda yang ditampilkan di poster. Itu adalah wajah yang sama yang sempat muncul dalam video kampanye Ooak Records yang dirilis pada 5 Februari 2026 untuk mengumumkan peluncuran label baru tersebut.
Tatapan pemuda tak dikenal ini tampak tanpa ekspresi pada awalnya, namun menyimpan banyak cerita, mendorong para penonton untuk bertanya-tanya apakah dia adalah protagonis dari legenda baru atau arketipe masa kanak-kanak yang selama ini kita cari.
Dilansir dari KbiZoom, perwakilan Ooak Records menyampaikan bahwa proyek tersebut akan berfokus pada identitas yang natural dan perjalanan pertumbuhan individu setiap anggota.
Perusahaan itu mengibaratkan perkembangan grup ini seperti “benih kecil yang tumbuh menjadi hutan luas,” menekankan pentingnya proses, pembinaan, dan evolusi artistik jangka panjang dibandingkan mengejar kesuksesan komersial secara instan.
Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari hingga 27 Maret 2026 melalui situs resmi perusahaan. Setelah tahap seleksi awal, Ooak Records berencana mengungkap secara bertahap proses perkembangan para trainee, perjalanan pelatihan, dan arah artistik mereka, dengan mendokumentasikan pembentukan grup ini sebagai sebuah kisah epik jangka panjang, bukan sekadar debut cepat seperti pada umumnya.
Pengamat industri menilai keputusan Min Heejin untuk mendirikan dan memimpin langsung label independen menjadi titik balik penting dalam kariernya, setelah bertahun-tahun berkiprah di bawah naungan perusahaan hiburan besar.
Jika proyek ini mampu memenuhi janjinya, boy group baru tersebut berpotensi menyimpang dari model K-pop konvensional yang meliputi pelatihan, debut, dan promosi, dan malah merangkul penceritaan jangka panjang dan identitas artistik yang lebih dalam.
Di tengah pasar idol yang kian kompetitif dan jenuh dengan formula yang sudah familiar, pernyataan Ooak Records untuk mendobrak norma tradisional memicu rasa penasaran sekaligus perdebatan.
Apakah langkah ini benar-benar menjadi bentuk inovasi nyata atau sekadar strategi pencitraan masih menjadi tanda tanya. Jawabannya mungkin akan terungkap perlahan seiring mulai munculnya benih pertama dari proyek ambisius ini dalam beberapa bulan mendatang.

Distika Safara Setianda
Editor
