Tren Global

Pendaftaran TKA 2026 Dibuka hingga September, Peluang Lolos SNBP Makin Besar

  • Kemendikdasmen membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 hingga 27 September. Simak jadwal pelaksanaan dan berbagai penyempurnaan TKA.
kampus-UI.jpg
Ilustrasi UI (halokampus)

JAKARTA, TRENASIA.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK. 

Berbeda dengan tahun sebelumnya, masa pendaftaran kali ini berlangsung lebih lama, yakni mulai 27 Juli hingga 27 September 2026, sehingga memberikan waktu lebih panjang bagi siswa mempersiapkan diri sebelum mengikuti asesmen.

Pelaksanaan TKA utama dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Hasil asesmen ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu komponen pendukung dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) menuju perguruan tinggi.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin mengatakan penyempurnaan penyelenggaraan TKA tahun ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghadirkan asesmen yang lebih berkualitas dan berpihak kepada peserta didik.

"Kami mengajak seluruh calon peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin dan mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan," ujar Toni.

Menurutnya, penyelenggaraan TKA yang semakin baik diharapkan memberikan kesempatan yang setara bagi setiap murid untuk menunjukkan kemampuan akademiknya melalui asesmen yang objektif, kredibel, dan berintegritas.

Bekal Menuju Kampus Impian

Manfaat TKA telah dirasakan Yudhistira Almayda Basunjaya, alumni SMA Negeri 1 Surabaya yang berhasil diterima di Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga melalui jalur prestasi setelah memperoleh hasil TKA 2025 dengan predikat istimewa.

Yudhistira mengaku hasil tersebut sesuai dengan target yang telah dipersiapkannya. "Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan berkembang," ujarnya, Kamis, 30 Juli 2026.

Menurutnya, nilai tinggi pada mata pelajaran pilihan Biologi dan Kimia semakin memperkuat keyakinannya memilih program studi kedokteran. Selain menjadi salah satu syarat dalam SNBP, Yudhistira menilai TKA juga berfungsi sebagai sarana mengevaluasi hasil belajar selama tiga tahun di bangku sekolah.

Ia mengaku mulai mempersiapkan diri jauh sebelum pelaksanaan ujian dengan membangun kebiasaan belajar secara konsisten, memperdalam pemahaman konsep, serta rutin mengerjakan latihan soal.

Dukungan sekolah juga menjadi faktor penting. SMA Negeri 1 Surabaya memberikan program bimbingan intensif setiap hari Sabtu berupa pendalaman materi dan try out sebagai bekal menghadapi TKA.

Berbekal pengalamannya, Yudhistira mengingatkan adik kelas agar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, melainkan menikmati proses belajar. Ia juga menyarankan peserta memilih mata pelajaran TKA yang sesuai dengan minat, bakat, dan program studi yang dituju.

Namun, menurutnya, kegagalan lolos melalui SNBP bukan akhir dari peluang melanjutkan pendidikan. "Jadi, tetap percaya pada proses, terus berusaha, dan jangan menyerah hanya karena satu hasil belum sesuai harapan. Setiap jalur memiliki kesempatan yang sama untuk mengantarkan kita menuju cita-cita," katanya.

Sejumlah Penyempurnaan pada TKA 2026

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Rahmawati mengatakan pelaksanaan TKA tahun ini telah disempurnakan berdasarkan evaluasi penyelenggaraan sebelumnya.

Beberapa perubahan yang diterapkan antara lain:

  • peserta hanya mengerjakan satu mata pelajaran wajib setiap hari;
  • durasi pengerjaan diperpanjang menjadi 75 menit;
  • penambahan mata pelajaran kejuruan berdasarkan rumpun program keahlian menjadi 50 mata pelajaran;
  • peserta yang masih memiliki data residu tetap dapat mendaftar sembari melakukan perbaikan data;
  • pengawasan diperkuat melalui keterlibatan lebih banyak perguruan tinggi; serta
  • pelaksanaan TKA diintegrasikan dengan Asesmen Nasional (AN) untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan.

Menurut Rahmawati, berbagai perubahan tersebut diharapkan membuat pelaksanaan TKA lebih nyaman sekaligus memberikan ruang bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan akademiknya secara optimal.

Peserta Bisa Berlatih Sebelum Ujian

Kemendikdasmen juga menyediakan platform Ayo Coba TKA sebagai sarana latihan bagi calon peserta.

Melalui platform tersebut, siswa dapat mengenal bentuk soal, memahami mekanisme pengerjaan, sekaligus mengukur kesiapan sebelum mengikuti asesmen sesungguhnya.

Selain itu, Kemendikdasmen mengimbau seluruh calon peserta memastikan data diri telah sesuai dan mengikuti seluruh tahapan pendaftaran melalui laman resmi TKA.

Informasi mengenai persyaratan, jadwal, tata cara pendaftaran, hingga panduan pelaksanaan tersedia melalui kanal resmi Kemendikdasmen dan Pusat Asesmen Pendidikan.

TKA Jadi Instrumen Pendukung Seleksi Perguruan Tinggi

TKA merupakan salah satu instrumen yang dirancang untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara lebih objektif. Berbeda dengan ujian sekolah, asesmen ini berfungsi sebagai alat validasi kemampuan akademik yang dapat dimanfaatkan peserta dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi, khususnya melalui jalur prestasi.

Dengan masa pendaftaran yang lebih panjang dan berbagai penyempurnaan sistem, pemerintah berharap semakin banyak siswa dapat mempersiapkan diri secara optimal sehingga memiliki peluang lebih besar untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi sesuai minat dan kemampuannya.