Tren Ekbis

RUPSLB MINE Setujui Penjaminan Aset untuk Penguatan Pendanaan

  • MINE menyetujui penjaminan aset di atas 50% kekayaan bersih untuk pembiayaan sindikasi, pengadaan alat berat, dan refinancing.
0216c70f-4b92-4f63-be6b-3d58bdb04c09.jpg
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menjaminkan aset perseroan dengan nilai melebihi 50% dari kekayaan bersih. (MINE)

JAKARTA, TRENASIA.ID — PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk menjaminkan aset perseroan dengan nilai melebihi 50% dari kekayaan bersih. 

Langkah ini dilakukan untuk mendukung rencana pembiayaan sindikasi yang akan digunakan untuk pengadaan alat berat, pembiayaan kembali utang, hingga kebutuhan operasional.

Persetujuan tersebut diberikan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 4 November 2026.

Direktur MINE Ade Irawan mengatakan, fasilitas pembiayaan sindikasi menjadi salah satu instrumen perseroan untuk mengelola kebutuhan pendanaan sekaligus memperkuat kegiatan operasional.

“Fasilitas pembiayaan sindikasi ini akan menjadi salah satu instrumen penting bagi MINE dalam mengelola kebutuhan pendanaan dan memperkuat operasional Perseroan. Melalui fasilitas ini, Perseroan akan memaksimalkan pelaksanaan kontrak baru sekaligus memperkuat pekerjaan pada kontrak eksisting,” ujar Ade dalam keterangan resmi.

Fasilitas pembiayaan tersebut difasilitasi PT Bank KB Indonesia Tbk dan PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebagai lead arrangers.

Dana yang diperoleh direncanakan untuk mendukung pengadaan alat berat baru, memenuhi kebutuhan pembiayaan sesuai dokumen fasilitas, serta melakukan pembiayaan kembali (refinancing) atas fasilitas sebelumnya yang digunakan untuk belanja modal alat berat.

Bagi perusahaan jasa penunjang pertambangan, pembiayaan alat berat menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung pelaksanaan kontrak dan kapasitas operasional. Namun, rencana penjaminan aset dalam jumlah besar juga perlu dicermati dari sisi struktur pendanaan dan kewajiban perseroan.

MINE Angkat Holmes Siringoringo sebagai Direktur

Dalam RUPSLB yang sama, pemegang saham menyetujui pengangkatan Holmes Siringoringo sebagai Direktur MINE, efektif sejak rapat ditutup. Holmes sebelumnya menjabat sebagai Chief Financial Officer (CFO) perseroan.

Ade mengatakan, perubahan jajaran direksi diharapkan memperkuat fundamental usaha dan mendukung strategi pertumbuhan perusahaan.

“Pengangkatan direktur baru ini diharapkan akan semakin memperkuat kinerja Perseroan. Fokus kami adalah membangun fundamental usaha yang semakin sehat dengan meningkatkan kinerja keuangan guna mendukung ekspansi yang berkelanjutan,” ujar Ade.

Dengan keputusan tersebut, susunan direksi dan dewan komisaris MINE per 4 November 2026 menjadi sebagai berikut:

Direksi

Direktur Utama: Ivo Wangarry

Direktur: Arabella Engelita Sumendap

Direktur: Ade Irawan

Direktur: Holmes Siringoringo

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Sinjo Jefry Sumendap

Komisaris Independen: Hendra Susanto