Tren Ekbis

Livin’ by Mandiri Integrasikan Investasi dan Pembiayaan dalam Satu Aplikasi

  • Livin’ by Mandiri menawarkan reksa dana mulai Rp10.000, investasi SBN dan saham, serta kredit dengan agunan SBN dan deposito.
77255895-ee62-48d4-ab9d-e7c553f65ddf.jpg
Bank Mandiri memperluas fungsi Livin’ by Mandiri dari aplikasi transaksi perbankan menjadi platform pengelolaan investasi dan pembiayaan. (Bank Mandiri)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Bank Mandiri memperluas fungsi Livin’ by Mandiri dari aplikasi transaksi perbankan menjadi platform pengelolaan investasi dan pembiayaan. Melalui aplikasi ini, nasabah dapat berinvestasi sekaligus memanfaatkan aset investasinya sebagai agunan untuk memperoleh pinjaman tanpa harus mencairkan portofolio.

Perkembangan tersebut berlangsung seiring dengan pertumbuhan pengguna Livin’ by Mandiri. Hingga Agustus 2026, aplikasi ini mencatat 42,1 juta pengguna terdaftar. Bank Mandiri juga menyebut sembilan dari sepuluh nasabah baru membuka rekening langsung melalui Livin’, sementara 89% dari total saldo tabungan bank berasal dari nasabah pengguna aplikasi tersebut.

SVP Digital Retail Banking Bank Mandiri Yanto Masyap mengatakan, kebutuhan nasabah kini berkembang dari sekadar kemudahan bertransaksi menuju pengelolaan aset dan pencarian solusi pembiayaan.

"Selama hampir lima tahun ini, kami melihat perubahan kebutuhan nasabah dari yang awalnya fokus pada kemudahan bertransaksi, kini bergerak menuju pengelolaan aset dan pencarian solusi pembiayaan yang paling menguntungkan bagi nasabah,” ujar Yanto dalam keterangan resmi, Kamis 1 Oktober 2026.

Menurut Yanto, investasi dan pembiayaan tidak harus dipandang sebagai dua kebutuhan yang terpisah. Aset investasi yang dimiliki nasabah juga dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pendanaan bagi berbagai kebutuhan finansial.

“Inovasi yang sekarang kami hadirkan di Livin’ membuat nasabah tidak hanya mudah berinvestasi, tetapi juga dapat menggunakan aset investasinya sebagai solusi untuk mendapatkan pembiayaan yang mendukung berbagai tujuan finansial nasabah,” imbuhnya.

SBN dan Deposito Bisa Menjadi Agunan Kredit

Salah satu layanan yang dikembangkan Bank Mandiri adalah Kredit Agunan SBN dan Kredit Agunan Deposito. Melalui fasilitas tersebut, nasabah dapat mengajukan pinjaman dengan menggunakan Surat Berharga Negara (SBN), baik yang dibeli di pasar perdana maupun pasar sekunder, sebagai agunan.

Dengan skema ini, nasabah yang membutuhkan dana dapat mengajukan pembiayaan tanpa harus menjual SBN yang dimiliki. Instrumen investasi tersebut tetap berada dalam portofolio nasabah dan berpotensi menghasilkan imbal hasil sesuai ketentuan produk.

Deposito juga dapat digunakan sebagai cash collateral atau agunan tunai untuk pengajuan kredit.

Bank Mandiri menyatakan pengajuan kedua fasilitas tersebut dapat dilakukan melalui Livin’ tanpa perlu menghubungi pegawai cabang atau menyerahkan dokumen tambahan. Meski demikian, persetujuan kredit tetap mengikuti persyaratan dan ketentuan yang berlaku.

Skema ini memberikan alternatif bagi nasabah yang membutuhkan likuiditas, tetapi ingin mempertahankan kepemilikan aset investasinya. Namun, penggunaan aset sebagai agunan tetap perlu mempertimbangkan biaya pinjaman, kewajiban pembayaran, serta risiko jika kredit tidak dapat dilunasi.

Livin’ KPR Hadirkan Simulasi hingga Penawaran Kredit

Selain memanfaatkan aset yang sudah dimiliki, Livin’ juga menyediakan layanan pembiayaan untuk membantu nasabah memperoleh aset baru, salah satunya melalui Livin’ KPR.

Melalui layanan ini, nasabah dapat mencari rumah baru dari pengembang yang tersedia dalam katalog aplikasi maupun mengajukan kredit untuk pembelian rumah bekas.

Bank Mandiri menyebut Livin’ KPR tidak hanya menyediakan kalkulator untuk memperkirakan cicilan berdasarkan sejumlah asumsi. Sistemnya juga melakukan pemeriksaan kemampuan finansial nasabah secara lebih terperinci sehingga hasil simulasi dapat menjadi penawaran kredit yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan tersebut.

Setelah memiliki rumah, nasabah juga dapat mengajukan pembiayaan dengan menjadikan properti tersebut sebagai agunan untuk memperoleh dana tunai.

Dengan demikian, layanan pembiayaan di Livin’ mencakup dua kebutuhan berbeda: memperoleh aset melalui kredit dan memanfaatkan aset yang telah dimiliki untuk mendapatkan pendanaan.

Investasi Mulai Rp10.000

Di sisi investasi, Livin’ mengintegrasikan beberapa instrumen dalam satu aplikasi. Nasabah dapat membeli reksa dana dengan nominal awal Rp10.000, berinvestasi pada SBN di pasar perdana maupun sekunder, serta melakukan transaksi saham.

Portofolio investasi tersebut dapat dipantau melalui satu platform sehingga nasabah tidak perlu berpindah aplikasi untuk melihat berbagai instrumen yang dimiliki.

"Livin' telah mengintegrasikan berbagai instrumen investasi, sehingga nasabah tidak perlu berpindah platform. Nasabah dapat memulai investasi Reksa Dana dengan modal yang sangat terjangkau mulai dari Rp10 ribu, berpartisipasi dalam pendanaan negara melalui instrumen SBN Perdana maupun SBN Sekunder, hingga melakukan transaksi saham. Seluruh instrumen tersebut terintegrasi dengan rapi dalam portofolio Livin', sehingga nasabah dapat memantau dan mengelola seluruh kekayaannya di satu tempat," lanjut Yanto.

Integrasi tersebut memungkinkan nasabah mengakses berbagai pilihan investasi melalui aplikasi perbankan yang sama dengan layanan transaksi dan pembiayaan. Meski begitu, setiap instrumen memiliki karakteristik, risiko, dan potensi imbal hasil yang berbeda sehingga pemilihan produk tetap perlu disesuaikan dengan tujuan serta profil risiko investor.

Lima Tahun Livin’ dan Transformasi Layanan Digital

Menjelang ulang tahun ke-28 Bank Mandiri pada 2 Oktober 2026, perkembangan Livin’ menjadi bagian dari transformasi layanan digital perseroan. Dalam lima tahun terakhir, perusahaan memperluas fungsi aplikasi dari layanan transaksi menjadi akses terpadu untuk investasi dan pembiayaan.

Bank Mandiri juga menempatkan pengembangan Livin’ sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan keuangan yang menyesuaikan kebutuhan nasabah pada berbagai tahap kehidupan.

"Inovasi teknologi yang kami hadirkan di Livin' bukan sekadar tentang kecanggihan sistem, melainkan tentang bagaimana kami bisa memberikan dampak yang nyata. Kami berkomitmen untuk terus menjadi mitra finansial yang adaptif, mendampingi nasabah melalui setiap fase kehidupannya agar kita bisa terus tumbuh bersama mewujudkan masa depan finansial yang lebih baik. Nantikan berbagai inovasi yang akan segera kami hadirkan," pungkas Yanto.