Tren Ekbis

5 Cara Lindungi Nilai Uang untuk Tekan Dampak Inflasi

  • Ini cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah efek tingginya inflasi sampai mengganggu keuangan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Ciri-ciri Rekan Kerja yang Membenci Anda: Tidak Pernah Meluangkan Waktu untuk Anda
Ciri-ciri Rekan Kerja yang Membenci Anda: Tidak Pernah Meluangkan Waktu untuk Anda (freepik.com/prostooleh)

JAKARTA, TRENASIA.ID — Inflasi memang sering kali terasa dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari meningkatnya harga bahan makanan, transportasi, tempat tinggal, hingga berbagai kebutuhan rumah tangga lainnya.

Namun, peningkatan harga tersebut justru tak diiringi dengan peningkatan pendapatan atau gaji. Seperti yang dilansir dari Antara Jambi, menurut BPS, perekonomian Indonesia per September 2026 ini mengalami inflasi sebesar 3,28 persen secara tahunan. 

Kalau tidak diantisipasi, kondisi ini dapat membuat pengeluaran membengkak dan perlahan mengurangi daya beli.

Terlepas dari usaha yang perlu dilakukan oleh pemerintah untuk menjaga inflasi agar tidak berdampak pada keuangan masyarakat, kita juga perlu cermat dalam mengelola keuangan, apalagi saat inflasi meningkat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membantu melindungi keuangan sekaligus mengurangi dampak inflasi.

Cara Menjaga Keuangan di Tengah Meningkatnya Inflasi

Cara Menjaga Keuangan di Tengah Meningkatnya Inflasi

Evaluasi Tempat Menyimpan Uang

Seperti yang dilansir dari UNFCU, tempat menyimpan uang dapat memengaruhi nilainya dalam jangka panjang. Oleh karena itu, jangan menyimpan seluruh uang di rekening yang memberikan imbal hasil rendah.

Kamu bisa menyimpan untuk kebutuhan masa depan dapat pada instrumen yang memberikan bunga atau imbal hasil, seperti deposito atau rekening tabungan berbunga. Dengan begitu, uang yang disimpan tetap berpotensi bertambah seiring waktu.

Catat dan Evaluasi Pengeluaran

Saat harga kebutuhan meningkat, setiap penghematan akan menjadi semakin berarti. 

Oleh karena itu, kamu perlu mencatat pengeluaran untuk membantu mengetahui ke mana saja uang digunakan sekaligus menemukan pengeluaran yang sebenarnya masih bisa dikurangi.

Kamu juga bisa mengurangi pengeluaran yang sifatnya tidak wajib, tapi bukan berarti harus menghilangkan semua kesenangan. Langkah sederhana seperti mengurangi frekuensi makan di luar atau menghentikan langganan yang tidak terpakai dapat membantu membuat anggaran lebih longgar.

Prioritaskan Membayar Utang dengan Bunga Tinggi

Seperti yang dilansir dari UNFCU, saat inflasi meningkat, bank sentral dapat menaikkan suku bunga untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengendalikan tekanan harga. Kenaikan suku bunga kemudian dapat membuat biaya pinjaman menjadi lebih mahal.

Bagi masyarakat, dampaknya dapat terasa terutama pada pinjaman dengan bunga mengambang atau yang memiliki biaya bunga tinggi. Semakin besar bunga yang harus dibayar, semakin banyak uang yang keluar hanya untuk memenuhi kewajiban utang.

Oleh karena itu, kalau kamu masih memiliki utang dengan bunga tinggi, seperti kartu kredit atau pinjaman tertentu, prioritaskan untuk melunasinya. Jika memungkinkan, bayarlah lebih dari jumlah minimum agar pokok utang bisa berkurang lebih cepat.

Pertimbangkan Kondisi Suku Bunga sebelum Mengambil KPR

Saat suku bunga sedang tinggi, memilih jenis suku bunga untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) perlu dilakukan dengan cermat.

Pada KPR dengan bunga tetap, tingkat bunga telah ditentukan untuk periode tertentu sehingga cicilan lebih mudah diperkirakan. Namun, jika suku bunga kemudian turun, pemilik KPR dengan bunga tetap belum tentu langsung mendapatkan manfaat dari penurunan tersebut.

Sementara itu, KPR dengan bunga mengambang dapat mengikuti perubahan suku bunga. Ketika suku bunga turun, cicilan berpotensi ikut menurun. Sebaliknya, ketika suku bunga naik, beban cicilan juga dapat meningkat.

Oleh karena itu, sebelum memilih jenis bunga KPR, perhatikan periode bunga tetap, mekanisme perubahan bunga, batas kenaikan bunga, serta kemampuan membayar cicilan jika suku bunga berubah.

Manfaatkan Promo dan Program Cashback dengan Bijak

Saat inflasi sedang tinggi, pengeluaran sehari-hari mungkin meningkat meskipun pola belanja tidak banyak berubah. Trik menyiasati hal ini adalah dengan memanfaatkan promo, diskon, cashback, atau program loyalitas yang memang sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, gunakan kartu debit atau kartu kredit yang menawarkan cashback atau poin ketika melakukan transaksi rutin. Namun, khusus untuk kartu kredit, pastikan tagihan dapat dibayar penuh setiap bulan.

Pastikan kamu tidak mengejar cashback justru membuat kita berbelanja lebih banyak dari yang dibutuhkan atau menumpuk utang. Promo hanya akan membantu keuangan jika digunakan untuk transaksi yang memang sudah direncanakan.

Itu tadi beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mencegah efek tingginya inflasi sampai mengganggu keuangan yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Justina Nur Landhiani pada 01 Oct 2026 

Tags: