Pastikan Kelancaran Lalu Lintas Udara, AP II Siagakan 5.500 Personel saat Momentum Mudik Lebaran
- Dalam upaya menghadirkan kesiapan lalu lintas penerbangan yang diprediksi akan melonjak saat momentum lebaran, PT Angkasa Pura (Persero) mengaku akan menyiapkan sebanyak 5.500 personel aktif di 20 bandara yang dikelola perseroan.

Muhammad Farhan Syah
Author
JAKARTA - Dalam upaya menghadirkan kesiapan lalu lintas penerbangan yang diprediksi akan melonjak saat momentum lebaran, PT Angkasa Pura (Persero) (AP II) mengaku akan menyiapkan sebanyak 5.500 personel aktif di 20 bandara yang dikelola perseroan.
Penyediaan 5.500 personel tersebut merupakan bagian dari rangkaian sejumlah persiapan yang dilakukan AP II dalam menyambut momentum mudik lebaran tahun 2022. Pihaknya pun sudah menetapkan Periode Angkutan Lebaran di Bandara AP II selama 22 hari terhitung mulai tanggal 22 April hingga 13 Mei 2022.
President Director AP II Muhammad Awaluddin menjelaskan selain kesiapan dari sisi jumlah personel yang ditugaskan pada masa periode angkutan lebaran, aspek lainnya seperti operasional bandara dan sistem penerbangan menjadi tiga aspek utama yang akan difokuskan selama momentum mudik lebaran tahun ini.
“Lalu lintas penerbangan diperkirakan meningkat karena antusias masyarakat untuk mudik sehingga diperlukan fokus yang lebih dari seluruh stakeholder guna menjaga standar layanan, keamanan dan keselamatan. AP II fokus pada penataan 3 aspek, yang saat ini sudah mulai dilakukan, yakni aspek personel bandara, operasional bandara dan sistem penerbangan,” ujar Muhammad Awaluddin.
- Harga Minyak Mentah Merosot Imbas Gencatan Senjata Yaman
- Kenapa Tank T-72 Rusia Bernasib Sengsara di Ukraina?
- Progres Jalan Tol Kuala Tanjung - Parapat Capai 68 Persen, Seksi 1 dan 2 Ditargetkan Rampung 2022
Adapun sebanyak 5.500 personel yang ditugaskan di 20 bandara tersebut terdiri dari beberapa posisi yang di antaranya adalah sebagai Airport Rescue & Fire Fighting, Apron Movement Control, Aviation Security, BKO (Bantuan Kendali Operasi) TNI & Polri, Customer Service, Terminal Inspection Services, Airport Operation Control, Medical Service dan lain sebagainya.
Sementara itu, penataan sistem penerbangan juga akan disiapkan dengan baik khususnya di bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara jangkar bagi penerbangan domestik. Penerapan sistem Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) akan dilakukan guna menjaga pergerakan pesawat tetap optimal di momen mudik lebaran tersebut.
Selain itu, AP II juga menerangkan bahwa terminal bandara 1 nantinya akan diaktifkan kembali guna memaksimalkan layanana penerbangan selama periode angkutan lebaran tersebut. “Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 aktif, di mana ini akan mendukung kelancaran Angkutan Lebaran dan protokol kesehatan,” ujar Awaluddin.
Sementara dari sisi protokol kesehatan ditengah menurunnya angka kasus harian aktif COVID-19, AP II telah memberikan sejumlah syarat kemudahan bagi para calon penumpang sesuai dengan Surat Edaran Nomor SE 36 Tahun 2022 yang berlaku per 5 April 2022, persyaratan tersebut antara lain:
- Pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang divaksinasi dosis ketiga atau booster, tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen;
- PPDN yang divaksinasi dosis kedua, wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.
- PPDN yang divaksinasi dosis pertama, wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Fakhri Rezy
Editor
