Kemenperin Beberkan Enam Strategi Utama Kembangkan Industri Indonesia
- Pemerintah memberikan prioritas pada penerapan ekonomi hijau dan sirkular untuk memungkinkan produksi industri yang berkelanjutan

Muhammad Imam Hatami
Author


JAKARTA - Kementrian Perindustrian telah mengonfirmasi komitmennya dalam mengembangkan sektor industri melalui berbagai strategi yang sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional untuk tahun 2025-2045.
Eko S. A. Cahyanto, Direktur Jenderal Ketahanan, Pembangunan Wilayah, dan Akses Industri Internasional di Kementerian Perindustrian, menjelaskan enam strategi utama untuk meningkatkan pertumbuhan sektor industri.
Pertama, pemerintah memberikan prioritas pada penerapan ekonomi hijau dan sirkular untuk memungkinkan produksi industri yang berkelanjutan. Hal ini menekankan pentingnya proses produksi yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya alam.
Kedua, fokus penguatan sektor industri dasar dan rantai nilai domestik yang masih memiliki potensi besar untuk berkembang. Hal ini termasuk pengembangan sektor-sektor seperti pertanian, manufaktur dasar, dan produksi sumber daya alam.
Ketiga, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan kebijakan hilirisasi, khususnya di sektor-sektor kunci seperti pertambangan, pertanian, dan industri maritim.
- PLN Hijaukan Lagi 308 Hektare Lahan Tandus
- Adhi Persada Belum Serahkan Proposal Perdamaian PKPU, Nasib Ribuan Kreditur Semakin Tidak Jelas
- Grab Indonesia dan OVO Donasi Rp3,5 Miliar untuk Gaza
Strategi keempat menekankan peningkatan kompleksitas produk industri melalui riset, inovasi, dan kolaborasi, termasuk adopsi teknologi mutakhir. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.
Selain itu, Indonesia berupaya meningkatkan kualitas faktor-faktor produksi, termasuk tenaga kerja yang kompeten dan infrastruktur konektivitas dan logistik yang lebih baik, guna mendukung efisiensi produksi dan distribusi.
Terakhir, pemerintah terus bekerja pada proses integrasi ekosistem pendukung industri melalui pengembangan ekosistem pembiayaan, reformasi perpajakan, dan perbaikan infrastruktur yang memenuhi standar internasional.
Semua strategi ini sejalan dengan visi nasional pengembangan industri, yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara industri yang kuat, berdaya saing global, berbasis inovasi dan teknologi. Sebagai bagian dari visi ini, terdapat sepuluh industri prioritas, termasuk logam dasar, industri barang modal, dan sektor-sektor kunci seperti pangan dan alat transportasi.
Dengan strategi kuat ini, Indonesia berharap mencapai pertumbuhan dan perkembangan sektor industri yang berkelanjutan dalam dua dekade mendatang.

Amirudin Zuhri
Editor
