Prediksi IHSG Hari Ini: Potensi Bearish, Rekomendasi Saham ASII, TOWR, dan PTPP
- Jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 yang hampir mencapai 1 juta kasus serta adanya perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat...

Drean Muhyil Ihsan
Author
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Senin, 25 Januari 2021 diprediksi masih belum dapat keluar dari tekanan pada akhir perdagangan pekan lalu.
Jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 yang hampir mencapai 1 juta kasus serta adanya perpanjangan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) membuat para investor cemas.
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan, secara teknikal, candlestick membentuk long black body disertai indikator stochastic yang melebar setelah membentuk dead cross. Hal ini, katanya, mengindikasikan potensi untuk melanjutkan pelemahan.
Ia pun memprediksi Indeks Komposit bakal melemah dengan resistance 6.395–6.484. Sementara, support pada rentang 6.194 hingga 6.250.
“Pergerakan IHSG masih dibayangi tingginya kasus COVID-19, terutama di dalam negeri,” ujarnya melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Senin 25 Januari 2021.
- Berkah Ekonomi RI Bikin IHSG Merekah, OmFin Rekomendasi Saham ELSA, BBKP, dan DOID
- OmFin Rekomendasi Saham TOWR, ADHI, dan ADRO Saat Investor Domestik Pede Dorong Reli IHSG
- Rekomendasi Saham OmFin Februari: INKP, TKIM, dan LSIP Potensi Cuan Saat IHSG Bearish
Dengan analisisnya tersebut, Dennies pun merekomendasi sejumlah saham yang layak untuk dicermati hari ini. Saham-saham tersebut adalah ASII, TOWR, dan PTPP.
Senada, Head of Research PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) Lanjar Nafi menyebut perdagangan pada awal pekan ini masih akan diwarnai kekhwatiran dampak pandemi. Hal ini turut membuat investor akan kembali bersikap hati-hati.
Secara teknikal, katanya, IHSG bergerak turun menguji support rata-rata pergerakan 20 hari pada kisaran 6.237 yang juga tepat pada level lower bollinger bands dan bullish trend line. Di sisi lain, indikator RSI dan stochastic terkonsolidasi negatif serta MACD yang bergerak bearish.
- Pegadaian Tunjukkan Kinerja Positif di Tengah Pandemi COVID-19
- Meski Periode Sulit, Laba Eks Semen Holcim Melejit 30,45 Persen jadi Rp650,99 Miliar
- Coca-Cola Ingin Jadi Pengendali BodyArmor
“Sehingga diperkirakan IHSG masih akan cenderung tertekan pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6.230–6.372,” tuturnya.
Adapun, saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal menurut Lanjar, yakni ACES, BSDE, LSIP, SMRA, SRIL, serta SSMS. (SKO)
