Nasional & Internasional

PPnBM 0 Persen Belum Tentu Bikin Penjualan Mobil Murah Laris Manis

  • JAKARTA – Mulai Maret 2021, pemerintah akan mulai memberlakukan diskon pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM). Bahkan, PPnBM dibuat menjadi 0 persen di...

JAKARTA – Mulai Maret 2021, pemerintah akan mulai memberlakukan diskon pajak atas penjualan barang mewah (PPnBM). Bahkan, PPnBM dibuat menjadi 0 persen di tiga bulan pertama.

Analis melihat kebijakan ini belum tentu bisa mendongkrak penjualan mobil secara signifikan karena akan sangat tergantung pada ekonomi dalam negeri.

Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji menyebut peningkatan penjualan ini bukan sesuatu yang pasti. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kondisi ekonomi nasional keluar dari resesi agar kebijakan ini memiliki efek. Kondisi ekonomi yang sehat berarti daya beli untuk mobil juga berpotensi meningkat.

Namun Nafan mengakui kebijakan ini dapat menguntungkan bagi emiten-emiten yang bergerak di bidang otomotif, seperti PT Astra Internasional Tbk. (ASII) dan PT Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS). Tetapi

“Jika penjualan kendaraan pada 1500cc maupun ke bawah mengalami peningkatan, maka diharapkan memberikan dampak positif bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja fundamental,” ujar Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji ketika diwawancara, Senin, 15 Februari 2021.

Nafan juga menyebut ASII dan IMAS berpotensi diuntungkan dengan adanya kebijakan ini. Sebagai informasi, ASII menjual mobil dengan merek Toyota dan Daihatsu dan IMAS menjual mobil dengan merek Nissan dan Suzuki.

PPnBM 0 persen akan berlaku untuk mobil-mobil dengan kubikasi mesin di bawah 1.500cc berpenggerak dua roda kategori 4×2 dan sedan. Potongan PPnBM ini juga hanya berlaku untuk mobil-mobil yang memiliki kandungan lokal sebesar 70 persen.

Adapun, produk mobil Astra dalam kebijakan ini adalah Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Daihatsu Terios, Toyota Rush, dan Toyota Vios. Sedangkan produk-produk mobil Indomobil yang akan mendapatkan efek dari kebijakan ini adalah Suzuki Ertiga, Suzuki XL7, dan Nissan Livina.