BRI Syariah Gandeng Paytren untuk Kembangkan Ekonomi Digital Syariah
- BRI Syariah menjalin kerja sama dengan Paytren guna meningkatkan layanan digital pengembangan bisnis financial technology (fintech). Kerja sama dengan...

emylmaulana
Author
TrenAsia (TA) - BRI Syariah menjalin kerja sama dengan Paytren guna meningkatkan layanan digital pengembangan bisnis financial technology (fintech). Kerja sama dengan perusahaan fintech ini dilakukan untuk mendukung perkembangan ekonomi digital syariah di Indonesia.
Kerjasama BRI Syariah dan Paytren yang dilakukan di antaranya adalah layanan digital untuk isi saldo elektronik Paytren, on boarding rekening, transfer remitansi, payment point online bank (PPOB), Co Branding kartu BRI Syariah, pembayaran pendidikan, hingga pengelolaan floating fund.
Selain itu, ada jasa layanan perbankan syariah lainnya bagi Paytren seperti pemanfaatan agen Laku Pandai, fasilitas talangan haji, dan umrah di BRI Syariah dan kerjasama lainnya yang telah disepakati bersama.
Direktur Utama BRI Syariah Moch Hadi Santoso mengungkapkan, produk alat pembayaran digital atau lazimnya disebut fintech telah menjadi pasar baru yang diminati masyarakat. Perkembangan penyedia jasa keuangan non bank yang menghadirkan pesaing baru bagi bank.
“Kerja sama Paytren sebagai penyedia jasa sistem pembayaran syariah berbasis server dengan BRI Syariah akan meningkatkan potensi kedua belah pihak,” kata Hadi.
Menurut Hadi, BRI Syariah dan Paytren adalah penyedia jasa keuangan di bidang keuangan syariah. Alih-alih berkompetisi, keduanya bisa berkolaborasi mengembangkan digital sharia economy. Kerja sama dengan Paytren dinilai dapat mendorong perkembangan market share perekonomian syariah.
Hadi menilai tren industri halal di Indoensia saat ini terus meningkat. Karenanya bisnis keuangan di sektor syariah juga memiliki potensi besar, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan layanan fintech di sektor syariah yaitu Paytren.
Kerja sama ini telah diresmikan lewat penandatanganan nota kesepahaman antara BRI Syariah dengan Paytren di acara Indonesia Islamic Economy Festival (IIEFest) akhir bulan lalu.
