Tren Leisure

NASA Tanpa Sengaja Memutus Kontak Voyager 2 yang Berjarak 19,9 Miliar Km

  • Peristiwa ini terjadi setelah serangkaian perintah yang direncanakan secara tidak sengaja menyebabkan Voyager 2 memiringkan antenanya sekitar dua derajat dari Bumi.
voyager.jpg

JAKARTA-Badan antariksa Amerika Serikat NASA untuk sementara kehilangan kontak dengan probe Voyager 2. Objek buatan manusia terjauh kedua dari Bumi yang saat ini terbang melalui ruang antarbintang kira-kira  19,9 miliar kilometer dari rumah.

Menurut pernyataan dari Jet Propulsion Laboratory NASA sebagaimana dikutip Live Science Selasa 1 Agustus 2023, para ilmuwan kehilangan kontak dengan wahana itu pada 21 Juli. Peristiwa ini terjadi setelah serangkaian perintah yang direncanakan secara tidak sengaja menyebabkan Voyager 2 memiringkan antenanya sekitar dua derajat dari Bumi. 

Ini menjadikan wahana itu tidak dapat mengirim atau menerima pesan dari Deep Space Network NASA. Sebuah rangkaian antena radio besar yang mendukung banyak misi antarplanet NASA.  Voyager 2 saat ini pada dasarnya terapung-apung dan sendirian di kegelapan ruang angkasa, setelah meninggalkan tepi terluar tata surya kita di November 2018.

Untungnya, pemadaman radio hanya bersifat sementara. Voyager 2 diprogram untuk menyetel ulang antenanya beberapa kali setiap tahun untuk tetap berhubungan dengan Bumi saat melayang semakin jauh. Penyetelan ulang berikutnya dijadwalkan pada 15 Oktober, di mana komunikasi dengan Voyager 2 akan dilanjutkan.

Probe kembar Voyager diluncurkan pada Agustus dan September 1977, berjarak 16 hari satu sama lain. Namun   Voyager 2 diluncurkan sebelum Voyager 1. Kedua wahana itu terbang melewati planet-planet tata surya luar sebelum akhirnya melewati batas terjauh heliosfer.  Lapisan terluar atmosfer matahari yang memisahkan tata surya kita dari ruang antarbintang.

Voyager 1 pertama kali mencapai ruang antarbintang, melewati heliosfer pada Agustus 2012. Satu-satunya objek buatan manusia terjauh dari Bumi yang pernah dibuat, Voyager 1 saat ini berjarak sekitar 23,8 miliar km dari planet kita, dan menempuh jarak setiap hari. Komunikasi dengan Voyager 1 tetap tidak terputus.

Menurut NASA, kedua Yoyager memiliki tenaga listrik dan bahan bakar yang cukup untuk melanjutkan operasi mereka saat ini hingga setidaknya tahun 2025. Tetapi ketika saatnya tiba di mana kedua wahana pasti menghentikan komunikasi dengan Bumi selamanya, misi mereka ke bintang akan tetap berlanjut. 

Tersimpan di atas kedua probe adalah salinan kembar dari piringan tembaga berlapis emas yang dikenal sebagai Voyager Golden Record. INi  semacam kartu pos audio yang dirancang untuk berbagi warisan alam dan musik Bumi dengan alien  mana pun yang suatu hari nanti mungkin kebetulan menemukan probe. Rekaman itu masing-masing berisi 27 buah musik, termasuk Bach dan Chuck Berry, 22 menit suara alam dan suara yang berbicara dalam 59 bahasa manusia.

Probe juga berisi pemutar audio dengan instruksi bergambar, dan peta bintang yang menunjukkan lokasi Bumi. Apakah ada yang menemukan mereka adalah pertanyaan untuk milenium berikutnya.